Pagi ini, mengutip bang Saykoji, saya buka-buka Facebook walaupun face masih ngantuk. Pas sibuk membaca status yang beredar silih berganti, membuat komentar-komentar dan sibuk saling "suka-menyukai satu sama lain", terbaca tulisan "Tolak Wacana Roy Suryo sebagai Menkominfo di Kabinet SBY-Boediono". Rupanya ini adalah sebuah fan pages yang diikuti oleh salah satu Kakanda-ku.
Dengan hikmat aku membaca tiap wall post yang datang, aku melihat satu wall post yang bagus dari bang Ardhita Irfan N (maaf bang dipublish namanya) : "waduh.. kl sampai jadi menkominfo ini orang brati SERIUS MODE ON nih perlu dipertanyakan kembali komitmen Pak SBY untuk benar2 memajukan Bangsa Indonesia...".
Fenomena tentangnya sudah sejak lama beredar di blogosphere. Melalui pernyataan-pernyataannya, Roy Suryo cenderung memberikan konotasi negatif kepada para Blogger dan Hacker. Orang yang tidak mengerti makna kedua kata itu boleh saja percaya, tapi bagaimana dengan yang berkecimpung di dalamnya?. Tentu saja tuduhan-tuduhan itu membuat risih para Blogger dan Hacker. Dimulailah perang pendapat diberbagai kawasan di Dunia Maya. Forum, blog, chat room dan milis, semuanya ramai membicarakan persoalan-persoalan "Pakar" yang satu ini. Sebagian besar blogosphere mempertanyakan kepakarannya. Aku sendiri sangat mempertanyakan kepakaran "pakar" yang satu ini.
Kemudian, aku googling dengan kata kunci "Tolak Roy Suryo" dan aku menemukan dua tautan yang menarik. Pertama, tautan petisi online ini yang berisi himbauan penolakan terhadap Roy Suryo dan yang kedua, tautan blog pak Iman Brotoseno ini. Hal yang menarik dari tulisan mas Iman adalah kekhawatirannya terhadap blunder yang terjadi akibat efek "tertindas" -nya Roy Suryo atas balasan-balasan Komunitas Blogger terhadap pernyataan-pernyataannya. Roy Suryo dianggap sebagai good guy dan Komunitas Blogger dianggap sebagai bad guy. Awalnya, aku pikir hal ini dikarenakan tidak adanya rangkuman lengkap tentang "Mengapa harus Tolak Roy Suryo". Namun, tautan blog ini memberikan laporan lengkap diskusi Blogger vs. Roy Suryo. Blog tersebut cukup tegas membalas pernyataan Roy Suryo soal Blogger Negatif. Namun tetap saja ada kekhawatiran terjadi blunder. Mengutip blog pak Iman, "..Sementara Roy Suryo berani mengambil inisiatif bermain di luar wilayahnya, yang disebut bermain politik luar.." dan sedikit sekali Blogger yang mengambil inisiatif ini.
Kembali ke "Tolak Wacana Roy Suryo sebagai Menkominfo di Kabinet SBY-Boediono", aku sangat setuju dengan bang Ardhita Irfan, kalau memang nantinya Roy Suryo menjadi Menkominfo patutlah kita pertanyakan "Benarkah SBY-Boediono hendak memajukan bangsa ini? khususnya di bidang teknologi informasi?.
Quiz : Berapa kali nama Roy Suryo disebutkan di tulisan ini ?
Dengan hikmat aku membaca tiap wall post yang datang, aku melihat satu wall post yang bagus dari bang Ardhita Irfan N (maaf bang dipublish namanya) : "waduh.. kl sampai jadi menkominfo ini orang brati SERIUS MODE ON nih perlu dipertanyakan kembali komitmen Pak SBY untuk benar2 memajukan Bangsa Indonesia...".
Fenomena tentangnya sudah sejak lama beredar di blogosphere. Melalui pernyataan-pernyataannya, Roy Suryo cenderung memberikan konotasi negatif kepada para Blogger dan Hacker. Orang yang tidak mengerti makna kedua kata itu boleh saja percaya, tapi bagaimana dengan yang berkecimpung di dalamnya?. Tentu saja tuduhan-tuduhan itu membuat risih para Blogger dan Hacker. Dimulailah perang pendapat diberbagai kawasan di Dunia Maya. Forum, blog, chat room dan milis, semuanya ramai membicarakan persoalan-persoalan "Pakar" yang satu ini. Sebagian besar blogosphere mempertanyakan kepakarannya. Aku sendiri sangat mempertanyakan kepakaran "pakar" yang satu ini.
Kemudian, aku googling dengan kata kunci "Tolak Roy Suryo" dan aku menemukan dua tautan yang menarik. Pertama, tautan petisi online ini yang berisi himbauan penolakan terhadap Roy Suryo dan yang kedua, tautan blog pak Iman Brotoseno ini. Hal yang menarik dari tulisan mas Iman adalah kekhawatirannya terhadap blunder yang terjadi akibat efek "tertindas" -nya Roy Suryo atas balasan-balasan Komunitas Blogger terhadap pernyataan-pernyataannya. Roy Suryo dianggap sebagai good guy dan Komunitas Blogger dianggap sebagai bad guy. Awalnya, aku pikir hal ini dikarenakan tidak adanya rangkuman lengkap tentang "Mengapa harus Tolak Roy Suryo". Namun, tautan blog ini memberikan laporan lengkap diskusi Blogger vs. Roy Suryo. Blog tersebut cukup tegas membalas pernyataan Roy Suryo soal Blogger Negatif. Namun tetap saja ada kekhawatiran terjadi blunder. Mengutip blog pak Iman, "..Sementara Roy Suryo berani mengambil inisiatif bermain di luar wilayahnya, yang disebut bermain politik luar.." dan sedikit sekali Blogger yang mengambil inisiatif ini.
Kembali ke "Tolak Wacana Roy Suryo sebagai Menkominfo di Kabinet SBY-Boediono", aku sangat setuju dengan bang Ardhita Irfan, kalau memang nantinya Roy Suryo menjadi Menkominfo patutlah kita pertanyakan "Benarkah SBY-Boediono hendak memajukan bangsa ini? khususnya di bidang teknologi informasi?.
Quiz : Berapa kali nama Roy Suryo disebutkan di tulisan ini ?
Powered by ScribeFire.








